Sistem Pendidikan di Jerman

Setiap negara memiliki keunggulan dan keunikan dalam sistem pendidikan. Cara mengajar yang berbeda dapat menghasilkan peserta didik dengan kemampuan yang berbeda juga. Dan Jerman memiliki sistem pendidikan mereka sendiri, ini adalah ulasan saya tentang pendidikan di negeri Hitler.

Kinderkrippe
Anak-anak di Jerman mulai bersekolah sejak umur dua hingga tiga tahun. masa pra-sekolah ini bernama Kinderkrippe. Disana mereka akan berkembang lewat motorik maupun sosialisasi. Mereka akan mendapatkan pendidikan melalui permainan yang mendidik seperti warna, suara dan permainan lain.

Kindergarten
Taman kanak-kanak ini mengajar anak berumur tiga hingga enam tahun. Disini mereka akan belajar sambil bermain selama 38 jam per minggu, sistem penilaiannya pun hanya berupa gambaran sifat, kemampuan dan interaksi anak selama bersekolah. Sama seperti Kinderkrippe, Kindergarten bukanlah pendidikan wajib bagi anak.

Sekolah Dasar
Sekolah dasar di Jerman berlangsung selama empat tahun. Untuk kelas satu dan dua, anak baru mengenal angka dan huruf bahkan baru mulai membaca dan berhitung. Anak diberikan nilai kualitatif mengenai kemampuan dan sosialisasinya di sekolah bukan nilai raport dengan angka. Dan di kelas empat baru ada ujian kelulusan untuk menentukan jenis sekolah berikutnya yang dibagi menjadi tiga, yakni Hauptschule, Realschule, dan Gymnasium.

  • Hauptschule adalah sekolah untuk anak-anak yang dipersiapkan untuk bekerja. pembelajarannya lebih banyak tentang hal yang dapat dipraktekkan dalam bekerja. Berlangsung hingga kelas 9.
  • Realschule adalah sekolah yang mempelajari teori fisika, biologi, matematika dan yang lainnya, dengan bobot tertentu tergantung fokus yang mereka pilih. Berlangsung hingga kelas 10.
  • Gymnasium mirip seperti SMA karena berlangsung sampai kelas 12, mereka juga mempelajari pelajaran matematik, biologi dan yang lainnya. Siswa dipersilahkan memilih tiga jenis mata pelajaran yang akan diikutkan untuk ujian akhir yang berbentuk essay.
  • Ada jenis sekolah lainnya yang menggabungkan ketiga sekolah tersebut, yaitu Gesamtschule dan Realschule plus.

Pendidikan sekolah dasar di Jerman tidak dipungut biaya apapun, seperti transportasi dan buku pembelajaran. Dan karena penggolongan yang ada di sekoloah dasar, kualitas pendidikan di Jerman kurang lebih sama, jadi tidak ada akreditasi sekolah.

Setelah lulus Hauptchule dan Realschule, siswa akan melanjutkan sekolah di Berufschule. Sekolah ini menawarkan berbagai program bagi para pekerja. Untuk Gymnasium, siswa akan melanjutkan pendidikannya di universitas atau di institut.

Terima kasih telah membaca tulisan ini.
Tulisan ini adalah resume dari http://www.kompasiana.com/velyzega/mengenal-gambaran-sistem-pendidikan-di-jerman_56e83550947e61281dcf363f
SHARE

Author

Ahoy, It is me Triska. A college student of English Education Department in University of Singaperbangsa Karawang. I am a-pixie-dust-enthusiast. I love to watch a movie or Korean Drama and also love to write my blog.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar