Banyak orang berkata bahwa, cinta tak selamanya memiliki. Ketika kamu mencintai seseorang, kamu akan ikut senang jika dia bahagia, bahkan yg lebih dari pada itu, cinta yg tulus akan merelakan cintanya pergi untuk orang lain. Mereka tidak akan takut untuk melepaskan, karena mereka percaya satu hal, cinta sejati tak kan pernah salah.
Cinta bahkan memilih untuk tersiksa sendiri karena melihat cintanya bahagia dengan orang lain, tapi ini lah yg dinamakan cinta sejati. Dan ingatlah akan satu hal, cinta bukan buta tapi cinta memahami.
Bahkan ketika kamu begitu rapuh untuk melihatnya tersenyum dan tertawa bukan untukmu, atau ketika perhatiannya tertuju bukan buatmu lagi. Cinta akan tetap bertahan walau segala pengakuan cinta tidak diucapkannya lagi padamu. Ketika tanganmu tak lagi digenggam olehnya, atau mungkin kini kalian hanya mampu bertatap dari kejauhan.
Cinta sejati tak memiliki alasan untuk mati.
Jadi apakah cintamu tulus? Semakin besar rasa cintamu kau akan semakin takut kehilangan. Tapi semakin tulus engkau mencinta kau akan mengerti bahwa mempertahankannya untuk tetap bersamamu bukanlah prioritas utama, karena kebahagiaannya akan menjadi segalanya untukmu. Maka ketika dia terpikat oleh cinta yg lain, relakanlah ia pergi, tak perlu tangisan dan bujuk putus asa untuk mempertahankannya kembali. Karena suatu saat kau lihat pasti, siapa yg akan berlutut dan meminta kembali nanti.
Kau tak harus takut menerima kenyataan dia tak bersamamu lagi, karena melihatnya bahagia sudah cukup. Tapi takut karena tak dapat membahagiakannya adalah hal yg wajar. Jika memang kamu tak lagi dapat membuatnya bahagia, biarkan ia mencari kebahagiaannya sendiri. Jika memang kamu tulus mencintainya kau kan selalu menyebutnya dalam doa, karena berharap tak pernah dianggap salah. Dan jika kamu berhasil tersenyum disaat terakhir kali mengantarnya untuk pergi, berbanggalah, karena kamu berhasil membuat cintamu menyesal telah menyiakan dirimu.


0 komentar:
Posting Komentar